Thursday, January 29, 2009
68% +1% = 69%
Ternyata angka keramat 68% telah berubah menjadi 69%



~ Soalnya si 68% dah jadi stafnya ESBEYE

Labels:

 
posted by Hadaiq at 5:27 PM | Permalink | 4 comments
Saturday, December 20, 2008
Ibuk
Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir - bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dikala lara, impian kita dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.

Ibuk, panjenengan cahya gesang kawulo....

Labels:

 
posted by Hadaiq at 10:55 PM | Permalink | 0 comments
Tuesday, December 16, 2008
Meneladani syetan
Dalam Al Quran disebutkan bahwa “Tidaklah sia-sia Tuhan menciptakan segala sesuatu”. Lalu apakah syetan juga punya manfaat bagi kita? Bukankah Allah telah menganjurkan untuk menjauhi karena dia adalah musuh yang nyata bagi kita?

Dalam berbagai kesempatan kita sering menempatkan syetan sebagai musuh besar kita. Oleh karena itu kita harus mengenal syetan lebih dekat lagi. Hal ini juga diajarkan dalam seni peperangan, yaitu jika kita bisa mengenal betul musuh yang kita hadapi maka kita sudah memenangkan separuh peperangan.

Walaupun syetan selalu menggoda dan menjerumuskan manusia ke jalan yang sesat namun ada beberapa sifat yang menurutku patut untuk diteladani (disamping lebih banyak perilakunya yang kita jauhi). Diantara sifat-sifat itu adalah:

1. Istiqomah
Sejak syetan dimasukkan ke neraka oleh Allah karena menolak bersujud kepada nabi Adam AS hingga hari kiamat nanti, syetan akan selalu menggoda manusia untuk masuk ke dalam jalan yang sesat. Tak pernah sedetikpun syetan mangkir dari misinya untuk mencari teman sebanyak-banyaknya untuk tinggal di neraka terutama dari golongan manusia.

2. Pekerja keras
Syetan telah menyiapkan berbagai tipu daya dan trik untuk menjerumuskan manusia ke jalan yang dilaknat Allah. Syetan akan menggoda manusia tanpa mengenal waktu dan rasa lelah. Mungkin syetan setiap hari selalu lembur kali ya. :P

3. Setia kawan
Syetan selalu bahu membahu untuk menggoda manusia karena mereka telah mempunyai tujuan yang jelas. Beda dengan manusia yang masih mementingkan keuntungan pribadi dan lupa akan kewajiban untuk saling menolong sesama.

4. Komitmen pada sumpahnya
Hingga hari kiamat nanti syetan akan selalu menggoda manusia sebagaimana sumpah meraka dihadapan Allah. Bandingkan dengan manusia yang juga bersumpah ‘Tiada tuhan selain Allah’ tapi sering kita temui manusia menuhankan yang lainnya.

5. Tak menerima suap dalam bentuk apapun
Tak pernah ditemui syetan yang menerima suap dari manusia. Karena itu jika manusia masih ada yang menerima suap maka dia lebih hina dari syetan.

6. Tak pernah tergoda manusia
Ini merupakan teladan yang sangat penting. Syetan selalu bisa menggoda manusia namun manusia tak pernah sedikitpun mampu menggoda syetan untuk berhenti menjerumuskan kita.

Mungkin itu beberapa sifat yang dapat kita teladani dari syetan dan masih banyak lagi kelebihan syetan yang dapat kita teladani tanpa melihat keburukan sifatnya. Kelemahan dari syetan yang harus dihindari mungkin lurusnya niat dan kesombongan saja. Kita sering tidak mau disamakan dengan syetan namun banyak sifat-sifat dan tingkah laku syetan yang berkumpul pada diri kita.

Mari kita ucapkan terima kasih kepada syetan yang telah memberikan kita contoh yang baik dan jangan lupa selalu mawas diri bahwa syetan juga akan selalu menggoda dan menjerumuskan kita ke jalan yang sesat. So, jadilah penganut syetan dengan niat dan cara yang berbeda (baik)

Labels:

 
posted by Hadaiq at 11:20 AM | Permalink | 5 comments
Sunday, December 07, 2008
Rehat Sejenak
Eling-eling siro menungso, nemenono nggonmu ngaji.
Mumpung durung ketekan malaikat juru pati.

Uring nang ndonya ora suwe, bakal ngalih panggonane.
Akhirat nggon sejatine, mung amal becik sangune.

Yeng menungso sampun pejah, uwal saking griyo lan sawah.
Najan tangis anak simah, nanging kempal mboten betah.

Senajan berbondo-bondo, morine mung sarung ombo.
Anak bojo moro tuwo, yen wis nguruk banjur lungo.

Yen urip tan kebeneran, bondo kang sepirang-pirang.
Ditinggal nggo rebutan, anak podho kleleran.

Yen sowan kang moho agung, ojo susah ojo bingung.
Janji ridhone pangeran, udhinen kanggo amalan.

Amal sholeh ora mung siji, dasar waton amung ngabekti.
Nderek marang kanjeng nabi, Muhammad rasul Ilahi.

Mbangun turut ing wong tuwo, sarto becik ing tetonggo.
Welaso sak podho-podho, ojo podho saling ngino.

Yen ngendiko ngati-ati, ojo waton angger muni.
Raqib 'Atid kang nulisi, Gusti Allah kang ngadili.

Ojo dumeh sugih bondo, yen pangeran paring loro.
Bondho akeh tanpo guno, doktere mung ngereko doyo.

Mumpung siro isih waras, ngibadaho kanthi ikhlas.
Yen leloro lagi teko, sanakmu mung iso ndonga.

Mumpung siro isih gagah, mempengo yengkut jo wegah.
Mengko yen siro wis pikun, ojo nelongso lan getun.

Mulo konco podho elingo, Uripmu sing ngati-ngati.
Mung sepisan ono ndonyo, yen wis mati ora bali.

Gusti Allah wus nyawisi, Islam agama sejati.
Tatanan kang anyukupi, lahir batin amumpuni.

Labels:

 
posted by Hadaiq at 2:34 PM | Permalink | 1 comments
Saturday, December 06, 2008
Dosa dan Tobat
Setiap hari, setiap jam, bahkan tiap menit kita sering sekali melakukan perbuatan dosa yang disengaja maupun tidak. Kadang kita acuh akan perbuatan dosa yang kita lakukan dan menganggapnya dalam kategori dosa kecil. Menurut beberapa ulama dalam kitab "al-Ghuniyyah li Thalibi Thariq al Haq" dosa dikategorikan dalam 2 golongan, yaitu dosa besar dan dosa kecil. Untuk dosa besar sendiri terdiri dari 17 perincian yaitu:

1. Empat dosa yang berkaitan dengan hati
2. Empat dosa yang berkaitan dengan lisan
3. Tiga dosa yang berkaitan dengan perut
4. Dua dosa yang berkaitan dengan faraj(kemaluan)
5. Dua dosa yang berkaitan dengan tangan
6. Satu dosa yang berkaitan dengan kaki
7. Satu dosa yang berkaitan dengan seluruh anggota badan

Adapun untuk dosa kecil, maka jumlahnya tak terhingga. dan tak ada satu cara pun yang dapat digunakan untuk menghitungnya secara keseluruhan secara pasti. Yang dapat kita ketahui hanyalah yang dijelaskan secara syariat dan terkadang terbetik dalam hati nurani; selain itu tidak kita ketahui sama sekali. Hal ini disengaja oleh Allah agar kita senantiasa berhati-hati akan dosa apapun untuk menjaga kesucian dan kedekatan kita kepada Allah SWT sebagaimana firmannya dalam QS Al-An'am [6]:120 "Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan tersembunyi".

Jika seorang mukmin bertobat dari dossa-dosa besar yang pernah dilakukan dan tobatnya dikabulkan oleh Allah maka dengan sendirinya dosa-dosa kecilnya juga akan diampuni oleh Allah seperti firmannya “Jika kalian menjauhi dosa-dosa besar diantara dosa-dosa yang dilarang kalian untuk mengerjakannya, niscaya Allah hapus kesalahan-kesalahan kalian [dosa-dosa kecil kalian]” (QS. An-Nisa’ [4]:31)

Sebuah syair mengatakan:

Jauhilah semua dosa, besar maupun kecilnya
Sesungguhnya itu benteng orang bertakwa
Berlakulah bagai orang yang melangkah diatas duri
Sudah pasti ia akan berhati-hati
Jangan pernah anggap sebuah dosa kecil
Sebab bukit batupun menjadi besar karena kerikil-kerikil


Beberapa ulama mengatakan, “Sesungguhnya dosa itu jika dianggap kecil oleh pelakunya maka akan dianggap besar oleh Allah. Sebaliknya jika dianggap besar, maka akan dianggap kecil oleh Allah. Hanya orang mukminlah yang menganggap besar sebuah dosa kecil yang dilakukannya, oleh sebab kebesaran iman dan ketinggian pengenalannya terhadap Allah”.

Rasulullah bersabda, “Seorang mukmin memandang dosanya bagai gunung yang berada diatasnya dimana ia amat khawatir gunung tersebut akan menimpanya. Adapun orang munafiq, maka ia memandangnya bagaikan seekor lalat yang hinggap di hidungnya dimana ia amat mudah mengusirnya”
Seorang alim akan memandang besar sesuatu orang awam yang memandangnya kecil. Ia juga tidak akan melewati batas-batas yang dilewati oleh orang awam tersebut. Perbedaan sikap ini muncul karena berbedanya ilmu, pengenalan, dan kedekatan dengan Allah SWT.

Setiap orang, tanpa terkecuali, wajib untuk bertobat kepada Allah, sebab tak seorangpun dapat luput dari kesalahan dan dosa. Andaikan seseorang sudah bersih anggota badannya dari melakukan perbuatan dosa, belum tentu hatinya juga bersih dari berkeinginan untuk melakukan perbuatan dosa tersebut. Andaikan hatinya juga sudah bersih dari keinginan tersebut, belum tentu ia bersih juga dari bisikan setan yang memalingkannya dari mengingat Allah, meskipun sebentar. Andaikan hatinya juga sudah bersih belum tentu ia bersih juga dari kelalaian atau kekurangan dalam mengenal Allah. Semua orang pasti berdosa, sedikit maupun banyak, kecil maupun besar, tergantung kadar iman, kedekatan, dan pengenalan masing-masing terhadap-Nya. Oleh karena itu, tobat amat mereka perlukan; Tidak ada seorangpun yang tak memerlukannya, walaupun kadarnya berbeda-beda tentunya.

“Tobatnya orang awam adalah dari perbuatan dosa, tobatnya orang khash(orang yang mencapai kualitas takwa yang tinggi) adalah dari kelalaian, sedangkan tobatnya khash al-khash(yang lebih tinggi dari orang khash) adalah kecenderungan dari hatinya selain Allah SWT”. Demikian kata Dzu an-Nun al-Mishri.

Para nabi sekalipun, yang memiliki kegungan, kemuliaan, dan kedudukan tinggi disisi Allahtetap bertobat kepada Allah. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya aku beristighfar kepada Allah SWT sebanyak 70x setiap hari”.

Untuk senantiasa menjadi renungan kita, para nabi dan rasul serta orang-orang mulia lainnya yang merupakan orang-orang besar disisi-Nya, menjadi pembawa risalah Tuhan dan wakil-Nya dalam mengatur dan membina umat manusia, yang senantiasa ibadah dan mendekatkan diri kepada-Nya, masih merasa bersalah kepada Allah dan bertobat kepada-Nya. Maka bagaimanakah dengan kita yang selalu akrab dengan dosa-dosa, terperosok dalam ke dalam perangkap setan dan hawa nafsu, tertipu oleh ibadah-ibadah lahir, namun tidak peduli dengan ibadah-ibadah batin (hati), tidak memiliki sifat wara’, takwa, zuhud, sabar, ridha, qanaah, tawakal, ikhlas, dan sifat-sifat utama lain. Bahkan kita telah tenggelam dalam akhlak-akhlak tercela, induk-induk kejahatan yang menjadi pangkal segala kedurhakaan, dan penyakit-penyakit yang menjadi kesengsaraan di dunia dan akhirat seperti merasa takut miskin, tidak menerima dengan senang hati bahkan marah dengan takdir Allah, lalu menuduh-Nya dengan yang bukan-bukan, merasa ragu dengan janji-janji-Nya, memendam rasa iridan dengki serta dendam, senang terhadap pujian orang lain, merasa besar lagi sombong, dan sifat-sifat yang membinasakan lainnya yang amat panjang untuk disebutkan seluruhnya.

Semoga dapat menjadi bahan tafakur kita sejenak.

Labels:

 
posted by Hadaiq at 8:29 PM | Permalink | 0 comments
Tuesday, December 02, 2008
Kenakalan masa muda
Iseng ngelist kenakalan pas masih SMA

1. Pernah cabut main bola ampe guru bahasa inggris gw g mau ngajar kita ampe 1 minggu

2. Pas kelas 2 abis praktikum biologi gw cabut ke kantin padahal abis itu ada pelajaran akutansi. jadinya minggu depannya kita dicuekin ama gurunya ampe g disebutin pas lagi absen.

3. Karena ruangan takmir masjid bersebelahan ama mbak indah yang lagi jualan dan cuma disekat ama papan, pas dah sore banget kita manjat lompat tuh papan n ngambil makanan (tapi kita ninggal duit ama pesen kalo lagi ambil makanan gtu).

4. Pernah nyetel lagu kenceng2, di ruangan takmir lagi, padahal pas lagi jam pelajaran n kena damprat ama gurunya.

5. Pas lagi ada acara khataman alquran di sekolahan kita paginya main bola diterusin sorenya makan2 "ingkung" (cma beberapa yang tau nih istilah) ampe tuh makanan sisa banyak banget.

6. Yang lain lagi pada ngaji di mushola pas khataman alquran yang diadain tiap bulan kita malah nonton bola n main PS di ruangan Takmir

7. Pernah bikin marah guru bahasa inggris kelas dua yang terkenal dengan bahasa inggrisnya yang medok. Ampe kita sekelas minta maaf ke rumahnya.

8. Karena ujian satu kelas dibagi 2 maka sebelum ujian kita main bola dulu sambil ada taruhannya dikit2(gw g pernah ikut taruhan, tapi cman ikut main bola aja) trus pas ujian berbasah2an dengan keringat

9. Kelas kosong karena g ada gurunya n anak2 cowoknya pada main voli, padahal itu lagi jam 13.00. Kebayang khan panasnya.

10. Karena tradisi Upacara kita yang g pernah disiplin maka pernah kepala sekolahnya lagi pidato anak2 malah nyorakin "hu..hu.....turun...turun..". Alhasil sang kepala sekolah ngambek g mau ngomong n kepala sekolah malah dicuekin dengan anak2 pada masuk kelas tanpa rasa bersalah.

11. SMA gw pernah dijulukin SMA 79 (padahal SMA 1) karena dateng jam 7 pulang jam 9. Jika guru telat 5 menit maka kosonglah tuh kelas.

12. Ketika temen gw ada yang mau pulang pas diluar jam pulang, dihadang ama kepala sekolah gw dengan merentangkan tangannya n dengan santainya temen gw tetep melenggang pulang lewat dibawah ketiaknya.

13. Pernah ada transisi kepemimpinan di sekolah gw dan ada pejabat sementara yang sebagai kepala sekolah pengganti. waktu itu dia lagi mo buka pintu mobilnya tapi g bisa, lalu ada anak2 yang lagi duduk santai teriak "maling..maling..maling.."

14. Pernah demo ke DPRD buat pergantian kepala sekolah yang kurang transparan.

15. Pernah bermusuhan dengan beberapa guru karena perbedaan prinsip n sering banget rusuh.
 
posted by Hadaiq at 1:15 PM | Permalink | 1 comments
Tuesday, September 23, 2008
Planet Earth

Mungkin ini adalah salah satu film dokumenter terbaik yang pernah gw tonton. Proses penyajian film dan gambar yang dihasilkan memang luar biasa. Kamera yang dipakaipun tidak seperti kamera biasa, kamera yang mampu menghasilkan resolusi yang tinggi dan benar-benar detail. Mengenai kamera yang dipakai dapat dilihat disini. Kameranya mahal-mahal ternyata, bahkan ada yang sampai berharga US $65.900. Gila emang totalitas pembuatan film ini.

Film ini sendiri terdiri dari 11 episode yaitu:
1. "From Pole to Pole"
2. "Mountains"
3. "Fresh Water"
4. "Caves"
5. "Deserts"
6. "Ice Worlds"
7. "Great Plains"
8. "Jungles"
9. "Shallow Seas"
10. "Seasonal Forests"
11. "Ocean Deep"

Dari ke 11 episode diatas gw baru nonton 2 episode aja yaitu Jungles dan Great Plains. Dulu sebenarnya ada link untuk ke-11 episode diatas, namun sekarang dah mati semua kecuali episode Jungles dan Great Plains.

Untuk episode Jungles menceritakan belantara hutan dan kehidupan hutan hujan tropis. Untuk indonesia diwakili oleh belantara hutan papua yang mempunyai keanekaragaman jenis burung yang luar biasa. Diceritakan pula bagaimana proses seorang burung jantan menarik pasangannya dengan eksotisme yang berbeda-beda. Ada yang menari-nari dan ada yang mengembangkan bulu kepalanya hingga tak kelihatan lagi seperti seekor burung.Selain itu juga diceritakan mengenai suara-suara yang dihasilkan oleh hutan pada siang hari seperti suara siamang dan orang hutan hingga suara pada malam hari seperti katak dan serangga.

Selain itu juga digambarkan mengenai peranan jamur dalam ekosistem hutan. Digambarkan pertumbuhan jamur dari sampah-sampah daun di tanah, kemudian membusuk dan muncullah jamur-jamur. Yang membuatku takjub yaitu jamur bisa tumbuh di tubuh seekor semut dan pada akhirnya semut mati karena jamur telah menjadi parasit baginya. Sebenernya masih banyak lagi kehidupan di hutan yang berhasil disampaikan secara sempurna dalam film ini.

Episode selanjutnya yang gw tonton adalah Great Plains. Episode ini lebih menceritakan mengenai peranan padang rumput dan savana sebagai rantai makanan pokok bagi beberapa herbivora dalam kehidupan liar. Digambarkan pula mengenai perpindahan atau migrasi besar-besaran beberapa spesies untuk mencari sumber makanan baru. Dalam migrasi ini banyak sekali yang menjadi korban dan harus meninggal. Bahkan ketika menyeberangi sungai, banyak sekali hewan-hewan tersebut yang mati karena terinjak-injak oleh kawanan yang lain. Matinya hewan-hewan tersebut tidak disebabkan oleh adanya predator yang memangsanya namun terjadi karena adanya persaingan dan perjuangan untuk mendapatkan sumber makanan baru. Hal ini menyebabkan sungai tersebut dipenuhi oleh bangkai-bangkai hewan dan para pemakan bangkai yang sedang berusaha membersihkan sungai.

Pengen nih liat episode-episode yang lain dari Planet Earth, tapi nyari-nyari belum ketemu juga nih link buat download dan gratis pula. Kalo ada temen-temen yang punya koleksinya boleh dunk minta filmnya. Pengen banget koleksi serial ini. Kalo ada Earth the Movie boleh juga dibagi.. :)
 
posted by Hadaiq at 8:14 PM | Permalink | 1 comments