Friday, September 29, 2006
My Real Name
Knapa c banyak yang salah menulis nama gw. Khan itu anugrah pemberian orang tua yang sangat berarti bagi gw.

Nama gw itu Hadaiq Rolis S. Kenapa di beberapa blog kok nama gw diganti jadi Hadaiq Rollies S atau Hadaiq Rollis S. Mohon kepada beberapa pemilik blog yang naruh link k blog gw dan masih salah ejaan namanya diganti ya.

Thank b4
 
posted by Hadaiq at 9:11 AM | Permalink | 7 comments
Thursday, September 21, 2006
Lidah, Tangan, Kaki, Mata, Telinga,... Nggak Ada yang Lurus kan?
Karena saya tahu, lidah yang kita miliki ini tidak lurus, sebab tidak ada tulangnya. Jadi saya sadar betul lidah ini sering salah bertutur dan tidak tepat berucap.

Sebab saya sadar, tangan yang saya punya ini tidak lurus, bengkok-bengkok meski bertulang. Tapi justru karena tidak lurus inilah, maka sering kali ada perbuatan, perilaku yang salah diterjemahkan oleh tangan ini.

Lantaran saya mengerti, dua kaki ini juga tak lurus, walau tulangnya sangat kuat. Justru karena saking kuatnya itu, kadang-kadang bahkan teramat sering egois melangkah, melenggang, tak pedulikan keadaan orang lain. Sering angkuh tak sudi digubris, kadang arogan enggan disapa, sesekali menerjang-nerjang tanpa meminta maaf.

Ketika saya selalu ingat, telinga, mata, dan seluruh anggota tubuh saya tak satu pun yang benar-benar lurus. Maka saya sadari betul, sering mendengar, melihat, merasa, banyak hal yang salah, tidak benar, tak tepat, tak pada tempatnya, tak seharusnya, nggak semestinya.

Sudah seharusnya saya memahami, hati ini pun sering kali tak lurus, tak bersih, tak lapang. Lantaran terlalu banyak dihinggapi iri, dengki, amarah, ujub, riya, sum'ah, kikir, dan semua jenis sampah hati.

Maka, karenanya, sebab itu, Mohonkan maaf dan ampunan untuk saudaramu ini. Sungguh, jauh di lubuk terdalam hati ini, masih tersimpan semangat luar biasa untuk terus memperbaiki segalanya.

Semoga, ramadhan ini adalah moment terbaik diri untuk mengubah semuanya menjadi lebih baik. Terima kasih atas kelapangan saudara-saudara untuk menyedekahkan maaf untuk diri ini. Sungguh kebahagiaan tiada banding mendapati kalimat "saya maafkan semua kesalahanmu sobat".
 
posted by Hadaiq at 5:12 PM | Permalink | 0 comments
Ramadhan, Ajang Buat Tobat Musiman?????
G terasa bulan ramadhan udah beberapa hari lagi. eh tinggal 3 hari lho.. Udah pada siap blom menyambut Bulan suci ini?

Bulan ini memang bulan yang penuh dengan kerahmatan dan bulan yang memang salah satu anugrah allah yang tak ternilai. Amalan kita akan mendapat pahala yang brlipat ganda dan banyak sekali pahala yang akan di'obral' bagi hambanya yang patuh untuk melaksanakan ibadah dengan penuh keikhlasan dan ridho dari Allah SWT. Tak tanggung-tangung Allah memberikan berkahnya di bulan suci ini. sebagai salah satu contoh saja, bila kita shalat terawih pada malam 29 akan mendapat pahala sama dengan kita haji mambrur sebanyak 99 kali. apakah itu bukan hal yang luar biasa??

Namun kenapa c ketika sudah tiba bulan ramadhan perasaan akan rasa berdosa dan rasa ingin bertobat muncul kuat sekali? Memang seharusnya kita bersyukur masih ada rasa berdosa dan ada keinginan untuk bertobat. Tapi kenapa selalu ketika sudah mendekati bulan Ramadhan? seharusnya rasa itu selalu muncul ketika kita telah melakukan sebuah perbuatan yang menyimpang dari perintah Allah dan Rasulnya. Perasaan untuk selalu bertobat dan mengakui dosa-dosa hanya muncul ketika kita sudah ditimpa oleh cobaan atau bahkan sebuah azab dari perbuatan kita yang terdahulu. Kenapa?????

Semua media berbondong-bondong untuk menyiarkan syiar agama dengan sangat kuat dan mengalihkan tayangan-tayangan terdahulunya yang gw rasa sendiri kental akan kolonialisme dan hedonisme. Knapa dengan hanya ketika bulan ramadhan saja tayangan-tayangan tadi berkurang intesitasnya???? Knapa media kita seakan-akan hanya musiman untuk mengurangi hal-hal tersebut??
Apa mereka tidak pernah menyadari efek dari tayangan mereka terhadap gaya hidup masyarakat indonesia saat ini.

Ramadhan seharusnya jadi momen bagi kita untuk berubah, berubah yang tentu saja tidak musiman. Berubah untuk menjadi lebih baik dimata Allah SWT dan orang lain untuk selamanya. Sekali lagi tidak musiman


Wallahuaklam bishawab
 
posted by Hadaiq at 5:02 PM | Permalink | 0 comments
Monday, September 11, 2006
Ulekan Sambel
Jangan terkecoh dengan judulnya ya


(Error Mode On)

Tepatnya sekitar 2 minggu lalu gw menemukan ulekan sambel termahal di dunia, yaitu yang selama ini menemani gw kmanapun dan dimanapun gw pergi. Walaupun dia rada aneh (beda ama yang lain) tapi gw nyaman kok ma dia. Tapi mulai beberapa minggu ini dia tega banget meninggalkan gw dan bilang kalo gw suruh pindah ke lain hati. Hati ini sebenarnya udah mantep madep ma dia tapi bukan karena 5m (mantep madhep mangan melu morotuwo) lho atau bahkan 10m (mantep madhep mangan melu morotuwo, morotuwo mati mantu melu marisi(warisi)) ma dia. Tapi apa mau dikata, gw memang harus ke lain hati juga.

Di kala susah dia selalu menemani gw, di kala gw menerima berbagai kejadian yang menyenangkan di slalu bersama gw. Tapi knapa dia tega banget y nyuruh gw buat pindah k lain hati. Walaupun kadang gw di 'cengin' ma temen-temen gw gara-gara dia berbeda ma yang lain dan memiliki keunikan tersendiri, tapi kenangan kita g akan bisa terhapus oleh siapapun. Kmu emang beda, kmu emang unik bahkan kamu emang kadang sering buat gw marah tapi gw g bs melupakan begitu saja kebersamaan kita selama 2 tahun.

Gw memang sadar kalo selama ini gw g pernah merhatiin kamu. Gw sadar kalo slama ini gw cuman bs menuntut dari kamu. Tapi bukan brarti gw g peduli sama kamu. Memang benar kata orang kalo kita baru sadar arti pentingnya sesuatu kalo kita udah kehilangan dia. Namun kehadiranmu slama ini tlah memberikan warna tersendiri dalam kehidupanku. Walaupun kamu tlah berganti cerebrum sebanyak 2 kali tapi kmu g berkurang sedikitpun.

Gw sadar kalo slama ini gw tlah memperlakukan kmu g manusiawi karena sering banget kmu jatuh dan gw g ada sedikitpun rasa bersalah. Gw tau slama ini banyak banget kesalahan yang gw perbuat baik disengaja ataupun g disengaja. Dan kesalahan-kesalahan ini mengikis kesehatanmu sedikit demi sedikit dan gw pun berusaha untuk memulihkan kesehatanmu. Sekarang semua tlah terjadi. Kmu meninggalkanku selama-lamanya dan g akan mungkin kembali lagi. Hanya keajaiban 4JJ1 yagn mampu mengembalikanmu kesisiku.

Tepat 2 minggu lalu temen sekontrakan ngomong kalo kmu lebih cocok untuk dijadiin 'ulekan sambel'. Sebenarnya dongkol juga ni ati ngedengrin apa kata mereka. Tapi apa mau dikata, kmu memang lebih cocok jadi ulekan sambel daripada dijadiin alat komunikasi. Sekarang udah ada yang lain dan yang lebih bagus lagi dan yang penting lebih murah.

(Error Mode Off)


Cerita diatas hanya fiktif belaka. Jika ada persamaan tokoh atau tempat kejadian maka hanya kebetulan saja.

Itulah ungkapan dari kekesalan akibat telepon seluler (ceileh, pake gaya bahasa indonesia yang baik dan benar lagi) kita udah g berfungsi lagi. Akibatnya gw beralih k CDMA biar lebih murah buat ngobrol.

Temen-temen nomer gw ganti y, dah g pake lag GSM. Sekarang gw pake nomer fren 0888-148-5895
 
posted by Hadaiq at 3:15 PM | Permalink | 2 comments